Sakit Kepala? Mungkin Kamu Kurang Minum

Sakit kepala sering kali mengganggu aktifitas harian kita. Sering kali hari yang sempurna rusak begitu aja gara-gara sakit kepala. Kebanyakan orang akan langsung minum obat sakit kepala yang banyak beredar dipasaran. Aku personnaly -kalau nyeri di kepala sudah tak tertahankan lagi-  mengandalkan parasetamol (bukan para setan mall ya).

Penyebab sakit kepala bisa macam-macam, mulai dari sensitifitas cahaya atau bau-bauan yang menyengat, gejala flu, tekanan darah terlalu tinggi atau terlalu rendah, stress, dan masih banyak sebab lain yang bisa membuat kepalamu mendadak cenat-cenut. Seringnya malah kita gak tau pasti apa penyebab kepala kita tetiba terasa berputar dan nyeri.

Tahukah kamu kalau kekurangan cairan tubuh juga bisa menyebabkan sakit kepala? Ya, kadang-kadang kita terlalu sibuk dengan aktifitas kita, sampai-sampai lupa untuk minum air putih. Sakit kepala Karena kurang asupan air sangat sering terjadi loh guys.

Di otak kita terdapat lapisan-lapisan pelindung yang pembentuk utamanya adalah air. Kurangnya asupan air akan membuat lapisan-lapisan itu menguap. Berkurangnya kuantitas air di otak membuat otakmu tertekan ke tengkorak, inilah yang menyebabkan sakit kepala.

Untuk memelihara kualitas lapisan air  pelindung di otak, kamu harus meningkatkan konsumsi air putih harian, apalagi kalau cuaca panas dan begitu kering, banyak-banyakin lah minum air. Selain minum air kamu juga bisa memperbanyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayur dengan kadar air tinggi. Dari pada ngemil yang gak jelas, mending makan buah. Coba praktekkan hal ini untuk mengurangi intensitas sakit kepala kamu.

Dan lain kali, kalau tiba-tiba mengalami sakit kepala, jangan langsung cari obat -tahukan efeks samping obat kimia seperti apa?-, coba saja dulu untuk minum satu hingga dua gelas air putih. Mana tau itu gara-gara kamu belum minum A*q*a #bukaniklan.

UAS Etika dan Filsafat Komunikasi 3

Jelaskan dan berikan contoh etika dalam organisasi; dimana organisasi adalah bagian dari sebuah budaya yang memiliki komponen-komponen berupa nilai dasar organisasi, asumsi yang diterima, kaidah pengambilan keputusan, gaya manajerial, cerita kesuksesan dan keberhasilan, makna tradisi dan loyalitas, serta topik dan metode komunikasi yang diterima.

Jawab:

Istilah etika berasal dari bahasa yunani “Ethos” yang sepadan artinya dengan watak atau kebiasaan. Istilah etika dalam organisasi merujuk pada norma-norma yang mengatur prilaku profesional seseorang didalam kelompok organisasinya. Etika ini berkaitan erat dengan penilaian baik dan buruk, benar dan salah,. Dalam berinteraksi antar anggota organisasi perilaku setiap orang akan dinialai baik dan buruknya berdasarkan etika yang berlaku dalam organisasi tersebut.

Etika pada hakikatnya merupakan konsep tata nilai dan pengukuran terhadap sikap, perilaku atau ucapan yang dianggap baik, lazim dan patut untuk dilakukan atau sebagai refleksi mengenai nilai-nilai dan norma moral yang dipedomani seseorang atau kelompok dalam mengatur pola sikap, perilaku ataupun ucapannya.

Etika organisasi pada dasarnya mengatur hubungan individu dalam organisasi bersikap, berperilaku, berinteraksi dan melakukan proses kerja dengan pihak-pihak di dalam dan di luar perusahaan dalam membangun budaya kerja dan budaya perusahaan.

Etika organisasi biasanya meliputi sikap individu dalam perusahaan, sikap individu dalam perusahaan dengan wewenang dan jabatan, hubungan individu dalam perusahaan dengan atasan dan bawahannya, hubungan antar sesama individu dalam perusahaan, hubungan individu dalam perusahaan dengan individu stakeholder lainnya serta aturan dan larangan yang diberlakukan oleh perusahaan bagi setiap individu dalam perusahaan.

Norma-norma yang umum diterapkan dalam Organisasi menurut Max Weber antara lain:

  • Bekerja dengan keahlian dan spesialisasi
  • Patuh dan taat terhadap perintah atasan
  • Bekerja sesuai dengan aturan dan prosedur kerja
  • Mendahulukan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadi
  • Interaksi yang bersifat impersonal (tidak dipengaruhi perasaan pribadi/bersifat objektif)

Contoh:

Contoh pertama dari etika organisasi adalah bagaimana sebuah perusahaan membangun budaya organisasi untuk menjadi panduan bagaimana anggota perusahaan harus bersikap. Sebagai contoh adalah budaya perusahaan yang berlaku di BNI dikutip dari website mereka http://www.bni.co.id , yaitu:

Budaya Kerja BNI merupakan Tuntunan Perilaku Insan BNI , terdiri dari :

4 (Empat) Nilai Budaya Kerja

  • PROFESIONALISME
  • INTEGRITAS
  • ORIENTASI PELANGGAN
  • PERBAIKAN TIADA HENTI

6 (Enam) Nilai Perilaku Utama Insan BNI

  • Meningkatkan Kompetensi dan Memberikan Hasil Terbaik
  • Jujur, Tulus dan Ikhlas
  • Disiplin, Konsisten dan Bertanggungjawab
  • Memberikan Layanan Terbaik Melalui Kemitraan yang Sinergis
  • Senantiasa Melakukan Penyempurnaan
  • Kreatif dan Inovatif

 

Contoh kedua dari etika organisasi adalah adanya sistem hirarki berdasarkan pada struktur organisasi perusahaan yang harus di pahami dan di patuhi. Struktur organisasi mencakup unsur-unsur seperti spesialisasi kerja, standarisasi, koordinasi, sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja.

Setiap anggota organisasi harus memahami struktur dan hirarki ini sehingga distribusi tugas dan wewenang menjadi jelas. Setiap individu harus memahami peranan dan tanggung jawabnya serta alur yang harus ditempuh dalam pengambilan keputusan.

Contoh: Struktur Organisasi PT Bangun Cipta Kontraktor

org_chart

Misalnya, ketika manajer konstruksi mengambil keputusan, ia harus berkonsultasi dulu dengan orang yang berada di atasnya yaitu Direktur Operasi, jika Direktur operasi sudah menyetujui keputusan tersebut barulah manajer konstruksi bisa mengimplementasikan putusan tersebut dan mendistribusikan tugas kepada orang-orang yang ada dibawahnya yaitu kepala cabang dan manajer proyek.

Ketika kepala cabang ingin mengusulkan sesuatu kepada direktur operasionalisasi pun, ia harus terlebih dahulu menghadap manajer yang secara struktur ada tepat diatasnya, setelah itu manajer tersebut bisa menyampaikannya kepada direktur operasionalisasi, atau kepala cabang bisa lansung bertemu dengan direktur operasionalisasi setelah mendapatkan izin dan rujukan dari manajer yang menjadi atasan si kepala cabang.

Contoh etika organisasi lainnya adalah ketika anggota atau pegawai akan mengajukan pengunduran diri. Biasanya setiap perusahaan akan memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Salah satu yang umum adalah keharusan bagi pegawai tersebut untuk memberikan pemberitahuan kepada atasan dan HRD satu bulan sebelum ia meninggalkan kantor (One month noticing). Biasanya pegawai akan terlebih dahulu memberitahukan atasan langsungnya sebelum melayangkan surat pengunduran diri ke HRD. Setelah surat pengunduran diri diterima HRD, maka pegawai yang bersangkutan memiliki keharusan untuk menyelesaikan semua kewajibannya terhadap tugas yang dibebankan dan merapikannya sehingga mempermudah proses serah terima jabatan dan tugas kepada pihak yang sudah ditunjuk oeleh perusahaan untuk menggantikan pegawai yang bersangkutan.

UAS Etika dan Filsafat Komunikasi 2

Jelaskan apa yang dimaksud dengan Media Massa Kontemporer dan berikan contoh kasus, dimana masyarakat memandang media sebagai salah satu alat yang mampu memberi informasi yang dibutuhkan masyarakat secara positif.

Rene Spitz berpendapat bahwa komunikasi merupakan jembatan yang menghubungkan dunia luar dengan pribadi manusia. Komunikasi dapat dikatakan sebagai suatu media dasar bagi manusia untuk dapat beradaptasi dan berinteraksi dengan lingkungannya.

Sebagaimana kita ketahui dunia berkembang dari zaman satu kesaman lainnya. Begitu juga dengan dunia komunikasi. Seiring dengan berjalannya waktu, proses komunikasi yang pada awalnya dilihat sebagai sesuatu yang sederhana, kini semakin berkembang dan menjadi ilmu yang kompleks. Teori komunikasi klasik yang sangat sederhana kini telah sampai kepada teori komunikasi kontemporer yang lebih modern.

Jika dijabarkan mengenai definisi Komunikasi Kontemporer secara etimologis, komunikasi berasal dari bahasa latin, “communis” yaitu membangun kebersamaan antara 2 orang atau lebih. Secara ilmiah, komunikasi berasal dari kata “to communicate” artinya upaya untuk membuat pendapat, menyatakan perasaan,menyatakan perasaan, menyampaikan informasi agar diketahui/dipahami oleh orang lain.

Kata kontemporer yang berasal dari kata “co” yang artinya bersama dan “tempo” yaitu waktu. Jadi menurut kata, kontemporer adalah waktu bersamaan. Secara umum, kontemporer artinya, kekinian, modern, atau lebih tepatnya adalah sesuatu yang sama dengan kondisi waktu yang sama atau saat ini.

Jadi, komunikasi kontemporer adalah perkembangan komunikasi yang terpengaruh oleh dampak modernisasi. Komunikasi kontemporer sering dikaitkan dengan komunikasi virtual, komunikasi virtual adalah proses penyampaian pesan yang dikirimkan melalui internet atau cyberspace.

Sebagai manusia, kita menggunakan sarana teknis untuk meningkatkan kemampuan alami dalam berbicara, menggambar, menulis, dan menghitung untuk memberikan keragaman dalam berkomunikasi. Dalam komunikasi kontemporer terdapat tiga unsur utama, yaitu komunikasi, telekomunikasi dan informasi. Komunikasi berkaitan dengan aktivitas yang berhubungan dengan mendistribusikan atau bertukar informasi, telekomunikasi merupakan kegiatan berkomunikasi jarak jauh. Kata tele sendiri merupakan istilah dalam bahasa yunani yang bermakna jauh.

Komunikasi dan telekomunikasi dapat terjadi antara orang dengan orang, orang dengan mesin, dan antara mesin dengan mesin. Baik telekomunikasi dan komunikasi keduanya menyiratkan tindakan mendistribusikan atau bertukar informasi. Tetapi telekomunikasi secara khusus menjelaskan bahwa aktivitas distribusi tersebut dilakukan antara entitas yang terpisah oleh jarak. Istilah telekomunikasi kini secara khusus menunjuk pada teknologi, yaitu teknologi yang memungkinkan manusia untuk berkomunikasi tanpa batasan ruang dan waktu.

Dalam komunikasi kontemporer, istilah telekomunikasi dapat dikaitkan dalam dua konteks yaitu:

  • Interkomunikasi, yaitu telekomunikasi yang mana informasinya mengalir di antara dua alat. Interkomunikasi terjadi ketika komputer dan prosesor data terlibat. Interkomunikasi terjadi karena adanya kebutuhan atau permintaan antara unit-unit yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi.
  • Komunikasi massa, yaitu telekomunikasi yang informasinya mengalir dari satu alat yang mentransmisikan informasi ke banyak alat penerima secara simultan dan tanpa adanya respon dari alat penerima.

Perkembangan media komunikasi tidak berdiri sendiri, tetapi berhubungan dengan perkembangan teknologi yang berhubungan satu sama lainnya dan perkembangan peradaban manusia secara keseluruhan. Perkembangan tekhnologi dan kebudayaan manusia membentuk media massa yang sekarang ada. Periode sekarang disebut dengan periode teknologi komunikasi ditandai dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi berbasis internet dan pertumbuhan industrimedia yang semakin mengglobal.

Masing-masing media massa merupakan produk dari produk teknologi yang berbeda. Masing-masing media memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk berbagai jenis isi.

Mengenai Bagaimana masyarakat memandang media sebagai salah satu alat yang mampu memberi informasi yang dibutuhkan masyarakat secara positif, kita bisa mengambil contoh bagaimana masyarakat masa kini menggunakan internet untuk memudahkan kegiatan mencari informasi yang mereka butuhkan.

Internet yang semakin mudah dan murah untuk diakses kini menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk mencari informasi mengenai segala hal. Internet telah membawa masyarakat kita masuk kedalam dimensi yang baru. Dunia dimana jarak, ruang dan waktu tidak lagi berarti . Internet memungkinkan kita untuk terhubung dalam luasnya dunia maya yang berisikan macam-macam informasi.

Internet membantu manusia dalam usaha memperluas pengetahuan dan wawasan. Segala bentuk informasi dapat dengan mudah, cepat dan murah kita temukan lewat internet. Benefit lain dari Internet adalah fungsinya sebagai Sarana Komunikasi dan cara berinteraksi yang efektif bagi masyarakat. Melalui jejaring sosial, messenger dan email, kita bisa berinteraksi dengan orang lain kapan saja dimana saja.

 

 

UAS Etika dan Filsafat Komunikasi 1

Jelaskan mengapa teknologi ciptaan manusia, dianggap sebagai bencana bagi manusia?  Bedakan pandangan determinasi dan strukturasi.

Kemunculan teknologi dalam kehidupan modern dewasa ini telah memunculkan berbagai pandangan dan pendapat. Teknologi dalam kehidupan ibarat pedang bermata dua. Bisa bermanfaat dan bisa juga merugikan. Dualisme inilah yang kemudian memunculkan dua teori terkait persepsi manusia terhadap teknologi, yaitu teori deterministik dan teori strukturasi.

Mereka yang menganut teori determinisme Teknologi menunjukkan bahwa kehidupan manusia sangat bergantung kepada keberadaan teknologi sebagai pendukung keberlangsungan kehidupannya. Dalam teori ini disebutkan bahwa manusia dan teknologi memiliki suatu hubungan yang tidak terpisahkan dan saling mempengaruhi satu sama lainnya. Dimana manusia mendorong perkembangan teknologi sesuai dengan kebutuhannya dan teknologi kemudian membantu manusia untuk mencapai tujuannya.

Dalam determinisme ditunjukkan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mengendalikan masyarakat dan memberikan kekuasaan, sebab tenologi dipandang memiliki pengaruh yang besar terhadap terjadinya berbagai perubahan atau pergeseran yang terjadi pada masyarakat baik secara sosial, ekonomi maupun budaya.

Teori strukturasi adalah kebalikan dari determinasi. Teori ini menganggap bahwa teknologi adalah sesuatu yang netral. Yang mana baik dan buruknya teknologi bergantung pada si penggunanya. Teknologi di anggap bukan sebagai faktor utama penyebab perubahan yang terjadi dimasyarakat. Penganut teori strukturasi percaya bahwa teknologi merupakan suatu bentuk struktur-sosial yang mana hanyalah satu dari sekian banyak faktor yang dapat mempengaruhi perubahan suatu masyarakat. Teori ini memandang bahwa perkembangan teknologi dan semua inovasinya selalu memberikan dua potensi dasar, entah itu mendukung dan membantu manusia atau sebaliknya dapat menghalangi tindakannya.

Kedua teori ini menunjukkan bahwa perbedaan pandangan terhadap teknologi tidak dapat dihindarkan. Teknologi dapat dikategorikan sebagai suatu fenomena sosial yang perkembangannya sangat sulit untuk dihindarkan ataupun di tekan. Teknologi dipandang sebagai dua sisi mata uang. Di satu sisi teknologi dipandang dapat merusak tatanan sosial, di sisi lain teknologi dipandang sebagai alat bantu yang memberikan manfaat.

Maksud dari teknologi dapat merubah dan merusak tatanan sosial bisa kita lihat dengan bagaimana masyarakat modern saat ini mulai jarang berinteraksi dengan manusia lainnya secara langsung. Keberadaan alat komunikasi yang canggih seolah telah menggantikan pentingnya interaksi langsung secara personal antara manusia dan manusia. Kini masyarakat kita seolah menganggap bahwa kehidupan di dunia maya lebih penting daripada kehidupan di dunia yang nyata.

Keberadaan teknologi yang semakin canggih pun seolah mampu memberikan manusia kepastian dan jawaban atas berbagai persoalan hidup. Tak heran jika tak sedikit masyarakat masa kini yang menuhankan teknologi. Teknologi dipandang sebagai jalan utama untuk mencapai semua tujuan dan impian dalam hidup seorang manusia.

Efek buruk teknologi bagi masyarakat yang berikutnya adalah bagaimana teknologi telah mendorong gaya hidup materialistik dan hedonistik. Teknologi yang terus berkembang membuat manusia tak pernah puas. Manusia akan terus berusaha mengejar ketertinggalan terhadap perkembangan teknologi tak perduli seberapa mahalnya harga yang perlu dibayar untuk mendapatkan teknologi tersebut, sebab teknologi dipandang sebagai suatu simbol kemakmuran dan kekuasaan.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, manusia akan hidup seperti robot sebab manusia akan kehilangan kemanusiaannya. Empati dan simpati hanya ditujukkan lewat media sosial tanpa adanya aksi nyata. Manusia menjadi lebih individualis dan hanya mau hidup dalam dunia mereka sendiri yang bisa mereka akses lewat teknologi yang mereka miliki.

Budaya-budaya yang telah terbentuk secara turun menurun perlahan mulai hilang digilas oleh modernisme. Pertukaran budaya dari satu masyarakat ke masyarakat lain tak lagi dapat ditahan membentuk suatu budaya yang universal yang tak jarang bertentangan dengan unsur budaya yang sebelumnya dimiliki.

Kalau sudah begini, teknologi seolah telah berhasil mengendalikan manusia. Manusia malah tampak seperti budak teknologi yang semua aspek kehidupannya hanya bergantung pada teknologi semata.

Seyogyanya manusia bersikap bijak terhadap teknologi. Teknologi sejatinya bersifat netral, baik dan buruknya tergantung pada penggunanya. Teknologi sepantasnya digunakan untuk membawa manfaat positif bagi kehidupan manusia dalam bermasyarakat, untuk memudahkan manusia dalam melakukan pekerjaannya dan membantu manusia untuk membentuk kehidupan yang beradab.

 

UAS Public Speaking 3

Jelaskan peran seorang motivator dalam teori public speaking jika makna dan tujuan Public Speaking adalah komunikasi yang dilakukan secara lisan kepada orang banyak dengan tujuan mempengaruhi, mengajak, mendidik, mengubah opini, memberikan penjelasan, dan memberikan informasi kepada orang banyak .(40)

Dalam pidato saya yang berjudul Cinta Uang adalah akar dari segala kejahatan memiliki tujuan untuk memberikan Influence ( mempengaruhi). Pidato saya ini memiliki sifat persuasif yang mana berusaha untuk mempengaruhi cara pandang audiens tentang cara mereka memandang uang. Saya berusaha untuk mengubah pribadi-pribadi yang awalnya menjadi hamba uang untuk menjadi tuan atas uang mereka.  

Saat ini manusia modern memandang uang sebagai orientasi dan tujuan hidup. Nyaris semua upaya kita sehari-hari dilakukan dalam rangka memburu uang. Kita melihat bagaimana manusia memandang kesuksesan keberhasilan. Semuanya diukur dari seberapa banyak uang yang kita hasilkan.

Lewat pidato ini saya ingin mengajak audiens untuk merenungi kembali posisi dan hakikat uang dalam kehidupan kita. Bahwa uang bukanlah segalanya. Bahwa banyak hal penting dalam kehidupan yang tidak bisa dieli dengan uang

“Silahkan anda mencari uang sebanyak-banyaknya, namun pastikan bahwa prioritas anda telah terurut dengan benar. Apa gunanya jadi kaya raya tapi keluarga berantakan, apa gunanya banyak uang, tapi anda sakit-sakitan, lalu mati di kubur, memangnya anda bawa uang anda ke liang lahat?

Uang bukanlah segalanya. Uang tidak untuk diburu, uang itu akan mengikuti kualitas, ketekunan, keuletan, kegigihan kita dalam mengikuti proses kehidupan.

“Jangan menjadi hamba uang. Kita lah yang harus menjadi tuan atas uang kita, kitalah yang harus mengatur dan mengelolanya. Nikmatilah setiap jerih payah kita dengan bijaksana, terima setiap berkat yang kita miliki dengan rasa syukur dan jadilah sumber berkat bagi orang lain yang membutuhkannya.”

 

 

UAS Public Speaking 2

Sebutkan 10 Magic Of Public Speaking, yang disertai dengan contoh lengkap. (30) Sesuaikan contoh lengkap tersebut dengan tema pidato anda, perhatikan tahap demi tahap!

1. Language Proficiency berkaitan Penguasaan Bahasa, Istilah dan Referensi. Pembicara dituntut untuk memiliki perbendaharaan kata, penguasaan bahasa dan istilah yang mampu menghipnotis audiens termasuk makna dan tata bahasa, serta dapat dengan mengutip referensi sesuai dengan teori yang ada.

Contoh: Dalam pidato Cinta akan Uang adalah Akar dari Segala kejahatan maka language profisiensi akan sangat berkaitan dengan pemilihan kata. Kita harus melihat audiens yang kita hadapi. Jika yang kita hadapi adalah orang awam dengan demografi dan latar belakang yang beragam, maka bahasa yang digunakan haruslah bahasa yang mudah di mengerti secara luas.

Tema ini merupakan tema yang sering diangkat dalam khotbah atau topik diskusi dalam forum Kristiani. Nah, kalau pembicara berbicara di forum seperti ini, pembicara bisa memasukkan verse atau ayat dari Bible seperti Ibr 13:5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”. Kemudian, jika yang dihadapi mayoritas adalah muslim, maka pembicara bisa memasukkan kutipan Hadist seperti: “Dinar dan Dirham telah membinasakan orang-orang sebelum kalian, begitu juga kalian nanti.” (Al-Kafi, jil. 2, hal. 316 hadis 6). Referensi yang semacam ini akan sangat memperkuat pendapat pembicara khususnya jika pembicara berbicara dihadapan audiens yang menganut ajaran agama. Tapi kalau audiensnya atheis, maka referensinya harus berbeda lagi.

2. Say it Right, kemampuan spelling atau kemampuan mengucapkan kata dengan pengejaan yang benar. Seorang pembicara harus mampu mengucapkan setiap kata dan istilah dengan benar dan jelas. Kesalahan dalam melafalkan kata atau istilah bisa menyebabkan kesalahpahaman.

Contoh: Jika pidato menggunakan bahasa Indonesia, maka gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jika menggunakan bahasa Inggris maka perhatikan tata bahasa, spelling dan pronounciationnya.

Dalam berbahasa Indonesia, yang meskipun sudah kita gunakan sedari kecil, masih sering terjadi salah penggunaan. (Penyelewengan kata). Sebagai contoh: Acuh, menurut KBBI, berarti peduli. Tapi kebanyakan mengartikannya sebagai tidak peduli. Atau kata seronok yang identik dengan kesan seksi dan tidak pantas, padahal menurut KBBI, seronok berarti sesuatu yang menyenangkan hati dan sedap di lihat.

3. Charismatic Speaker, seorang pembicara harus memiliki kharisma. Seorang pembicara harus menguasai panggung, tampil prima dan menguasai topik yang ia bawakan. Setiap pesan yang disampaikan oleh pembicara harus mampu menarik minat dan atensi khalayak yang dihadapinya.

Contoh: Dalam berpidato seorang pembicara tidak boleh bicara dengan terbata-bata yang mengindikasikan bahwa ia tidak menguasai bahan pidatonya. Sebagai contoh, ketika pembicara berkata “Jika anda kaya jadilah orang kaya yang bijak. Jika anda belum diberikan berkat kekayaan, jadilah orang sederhana yang bermartabat. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar” Pembicara harus mengatakannya dengan tegas tanpa keraguan dan didukung dengan intonasi yang meyakinkan. Jika pembicara gagal melakukan hal itu, maka audiens tidak akan termotivasi untuk mengubah cara pandangnya.

4. Body Language, Seorang pembicara harus menjaga bahasa tubuh dan gerak-geriknya diatas panggung. Seorang pembicara yang handal tentunya akan bersikap luwes (fleksibel) karena dapat menguasai panggung. Selain itu pembicara juga ditekankan untuk bersikap santun dan bersahabat saat berada diatas panggung.

Contoh: Ketika berada diatas panggung, pembicara tentunya tidak pantas bila berbicara sambil garuk-garuk kepala atau bagian tubuh lainnya, berkacak pinggang. Atau pembicara hanya akan berdiri ditengah-tengah panggung, menunduk dan memegang mikrofonnyanya erat-erat tanpa membuat interaksi dengan khalayaknya. Ketika berbicara tentang uang, pembicara jangan sampai kehilangan wibawanya. Jangan sampai pembicara terlihat seperti orang yang sedang membutuhkan uang. Ia harus bicara dengan penuh keyakinan dan semangat.

5. Confident and Nervous, Rasa percaya diri adalah modal yang harus dimiliki oleh speaker, dan seorang pembicara yang handal akan mampu mengatasi kegugupannya. Memiliki kepercaya diri adalah salah satu kunci sukses bagi pembicara. Seorang pembicara harus mengendalikan rasa gugup (nervous) dan terus memupuk kepercayaan dirinya untuk bisa tampil didepan khalayak dengan mantap.

Contoh: Penting bagi pembicara untuk menjadi dirinya sendiri tentunya dalam ukuran-ukuran yang pantas saat berada diatas panggung sehingga ia terlihat nyaman berada dipanggung dan menghilangkan kegelisahan karena gugup. Selain itu latihan dan terus menambah jam terbang juga merupakan cara untuk menghindara rasa gugup sebelum manggung dan meningkatkan kepercayaan diri.

6. Show Case, atau menampilkan kasus. Dengan mengungkapkan kasus atau contoh nyata terkait tema yang diangkat pembicara, isi paparan seorang pembicara menjadi lebih masuk akal.

Contoh: Ketika berbicara tentang bagaimana uang bisa menghancurkan kehidupan manusia, pembicara bisa menampilkan kasus mengenai banyaknya keluarga yang berantakan, persahabatan yang hancur hanya karena ketamakan dan cinta akan uang. Tentang bagaimana manusia menjadikan uang sebagai orientasi dan tujuan hidup sehingga menghalalkan segala cara dan bagaimana uang bisa merusak moral manusia. Salah satu contoh nyata yang terlihat baru-baru ini adalah maraknya prostitusi Artis yang konon dapat meraup untung hingga milyaran rupiah. Si artis bersedia melakukan hal yang tidak bermoral untuk mendapatkan uang, dan para pejabat dan orang-orang kaya dengan tidak bertanggung jawab dan arogannya menggunakan uang yang mereka miliki untuk mendapatkan kenikmatan duniawi yang sifatnya hanya sekejap.

7. Consideration of alternative Solutions, Berikan pertimbangan berdasarkan sejumlah pendapat yang mendekati alternatif jawaban pada ‘case’ yang sesuai topik dan tema pembicaraan.

Contoh: Pembicara harus memberikan solusi-solusi yang bisa menjadi pertimbangan agar uang tak lagi menjadi tuan atas kehidupan mereka. Seperti:

“Jangan lebih besar pasak dari pada tiang. Dan jika tiang anda lebih besar dari pasak atau uang anda lebih banyak dari yang anda butuhkan, maka anda harus bisa mengalokasikanya pada hal-hal yang positif. Jika peneluaran yang besar tidak bisa dihindarkan lagi, maka anda harus berusaha untuk menutup kekurangannya dengan cara-cara yang mulia.

Kalau uang berfungsi dengan cara yang baik dalam hidup kita, kita akan berhenti berpikir tentang diri sendiri terus. Kita tidak akan hanya memuaskan kepentingan diri sendiri saja, tapi melalui uang tersebut kita dapat memberikan warisan, investasi untuk memberkati atau menolong orang lain yang akan mengubah kehidupan mereka”

8. Sleigh Audience in your opinion, Giring audiens pada opini anda dengan yang menjadi jawaban atas kasus yang tengah dibicarakan, buat khalayak setuju bahwa opini anda adalah solusi yang tepat bagi permasalahan yang tengah dibicarakan. Pembicara yang handal adalah pembicara yang mampu mempengaruhi dan menggiring opini audiensnya.

Contoh: Pembicara harus menggiring logika audiens untuk setuju bahwa uang bukanlah segalanya. Bahwa ada hal-hal yang sejatinya tak bisa dibeli dengan uang.

“Saya bukan mau mengajarkan anda-anda untuk membenci uang atau mencegah anda untuk menjadi kaya. Tuhan pun tak melarang anda jadi kaya, namun tentunya Tuhan tidak menghendaki umatNya menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekayaan.

Perlu diingat segala sesuatu ada porsinya. Ingat, air dalam jumlah yang tepat sangat bermanfaat, tapi air yang banyak sekali jumlahnya membuat banyak orang menderita. Api yang kecil memberikan kebaikan, tapi dalam jumlah yang tak terkendali, ia membinasakan.

Berdasarkan survei yang dilakukan kepada para manula, kebanyakan penyesalan mereka adalah mereka telah menyia-nyiakan waktu yang berharga hanya untuk uang yang tak mereka nikmati sepenuhnya. Upaya-upaya mereka mengejar uang membuat mereka mengabaikan hal yang lebih penting dalam kehidupan. Yaitu keluarga dan sahabat.

Silahkan anda mencari uang sebanyak-banyaknya, namun pastikan bahwa prioritas anda telah terurut dengan benar. Apa gunanya jadi kaya raya tapi keluarga berantakan, apa gunaanya banyak uang, tapi anda sakit-sakitan, lalu mati di kubur, memangnya anda bawa uang anda ke liang lahat?

Coba pikirkan ketika anda sekarat nanti, anda ingin ditemani oleh lembaran-lembaran uang, selusin sertifikat rumah, piala penghargaan dan perhiasan mahal, atau anda ingin ditemani oleh mereka yang menyayangi anda?”

9. Draw great conclusions, tariklah kesimpulan dengan hebat dan giring semua audiens masuk dalam kesimpulan anda. Jangan sampai apa-apa yang sudah pembicara sampaikan menguap begitu saja. Berikan kesimpulan yang kuat agar sasaran dalam pembicaraan anda bisa diterima secara sempurna oleh audiens

Contoh:

Kesimpulan dalam pidato cinta uang adalah aka dari segala kejahatan:

“Uang bukanlah segalanya. Uang tidak untuk diburu, uang itu akan mengikuti kualitas, ketekunan, keuletan, kegigihan kita dalam mengikuti proses kehidupan.

Kita lah yang harus menjadi tuan atas uang kita, kitalah yang harus mengatur dan mengelolanya. Jangan menjadi hamba uang.

With money:

you can buy a house, but not a home

You can buy a bed but not sleep

You can get a position but not respect

You can buy a watch, but not time

You can buy a book, but not knowledge.

You can buy blood, but not life.”

Jika anda kaya jadilah orang kaya yang bijak. Jika anda belum diberikan berkat kekayaan, jadilah orang sederhana yang bermartabat. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.

10. Show Empathy at the End of Speech, Tutup pembicaraan dengan penuh empati kepada audiens anda. Tujuan dari Show Empathy at the End Speech adalah untuk mendorong pendengar agar mengambil tindakan nyata.

Contoh:

Jika anda kaya jadilah orang kaya yang bijak. Jika anda belum diberikan berkat kekayaan, jadilah orang sederhana yang bermartabat. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.

Saya berdoa agar saudara sekalian dipenuhi oleh hikmat dari yang maha Agun sehingga saudara sekalian akan mampu memandang berkat dariNya sebagai sarana untuk mencapai keseimbangan dalam hidup. Bukan sebagai alat pemuas keinginan diri dan keegoisan. Terima Kasih.

 

 

UAS Public Speaking 1

Tuliskan Judul Pidato sdr disini dan jelaskan dimana letak pathos dan logos serta ethos dalam pidato tersebut. Apa saja kelemahan saudara dibandingkan dengan teori retorika. (30)

Logos, Ethos dan Pathos dalam Pidato

Dalam seni komunikasi persuasif atau yang dirujuk dengan istilah retorika, terdapat tiga aspek penting yang harus dikuasai yaitu Logos, Pathos dan Ethos. Berikut ini analisis logos, pathos dan ethos dalam pidato saya dengan judul Cinta Uang adalah Akar dari Segala Kejahatan

1. Logos

Seorang pembicara harus memiliki pengetahuan yang uas, kaya akan perbendaharaan kata dan memiliki banyak referensi. Seorang pembicara juga harus mampu memberikan gambaran yang luas dan terperinci secara rasional. Dengan penguasaan ilmu dan logika yang kuat, pembicara dapat mengarahkan pemikiran khalayak karena mereka akan memadang bahwa apa yang dikatakan oleh pembicara sebagai sesuatu yang sungguh-sungguh rasional dan benar adanya.

Logos dalam pidato saya, saya mencoba menjabarkan bagaimana manusia modern menggunakan dan memperlakukan uangnya. Pemaparan saya ini didasarkan pada fakta-fakta yang ada dalam kehidupan masa kini, sehingga contoh ini menjadi logis dan dapat dengan mudah diterima oleh audiens.

Contoh kutipan dari pidato yang saya buat terkait logos:

“Memang uang tidak termasuk sebagai kebutuhan primer manusia, tapi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, manusia modern ini membutuhkan uang. Jadi tak heran jika muncul anggapa : uang memang bukan segalanya, tapi segalanya membutuhkan uang. Sadarkah saudara, bahwa nyaris semua upaya kita sehari-hari dilakukan dalam rangka memburu uang?Tak bisa dipungkiri, kesuksesan dan keberhasilan kita diukur dari seberapa banyak uang yang kita hasilkan.

Manusia mana yang tidak membutuhkan uang? Uang sendiri bersifat netral, baik dan buruknya tergantung pada penggunanya, namun nyaris semua kejahatan, kecurangan dan kemunafikan manusia ini berawal dari ketamakan akan uang. Berapa banyak keluarga yang berantakan karena uang, berapa banyak hubungan pertemanan yang hancur karena akar masalah yang sama?”

Saya bukan mau mengajarkan anda-anda untuk membenci uang atau mencegah anda untuk menjadi kaya. Tuhan pun tak melarang anda jadi kaya, namun tentunya Tuhan tidak menghendaki umatNya menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekayaan.

Berdasarkan survei yang dilakukan kepada para manula, kebanyakan penyesalan mereka adalah mereka telah menyia-nyiakan waktu yang berharga hanya untuk uang yang tak mereka nikmati sepenuhnya. Upaya-upaya mereka mengejar uang membuat mereka mengabaikan hal yang lebih penting dalam kehidupan. Yaitu keluarga dan sahabat.

Untuk memunculkan unsur logos, pernyataan saya ini saya dasarkan pada tiga patokan berikut:

  • Membuat pernyataan yang mudah dimengerti,
  • Berikan penjelasan yang mudah dinalar
  • Berikan contoh nyata

2. Pathos

Pathos adalah hubungan emosional antara pembicara dengan audiens. Pathos merujuk pada pengendalian diri, tidak mudah tersinggung dan panik serta empati kepada audiens. Para pembicara mungkin mendapatkan pertanyaan dan kritik dari audiensnya, namun begitu mereka harus mampu untuk mengendalikan emosi dan memahami audiensnya. Selain itu Pathos juga bisa dikorelasikan dengan cara penyampaian orasi, misalnya pembicara ketika memberi penekanan-penekanan emosi sehingga apa yang disampaikannya penuh dengan gairah dan semangat sehingga pendengar bisa merasa terpacu untuk bertindak. Pathos dalam berkomunikasi bisa ditunjukkan misalnya lewat intonasi, cerita dan metafora yang bisa membangkitkan perasaan serta bahasa tubuh.

Unsur pathos dalam upaya saya menyampaikan pidato adalah

Dengan mencoba untuk berinteraksi dengan audiens saya melalui pertanyaan-pertanyaan sederhana yang mengajak mereka untuk berpikir kembali dan untuk mendapatkan perhatian dari audiens. Saya berusaha terlebih dahulu berempati dan mencoba menyelami pemikiran yang mendominasi mereka mengenai uang dan peranannya, sehingga mereka dapat mengkorelasikan isi pidato saya dengan kehidupan mereka.

Selain itu saya juga berusaha untuk menyampaikan pidato dengan bahasa tubuh yang santun namun tegas serta dengan penuh semangat. Meski saya menyadari bahwa saya masih sangat kurang dalam hal bersikap tenang saat dipanggung. Saya akui saat berada di atas panggung saya merasa agak gugup (nervous) dan suara saya masih cempreng. Dengan demikian saya sadar bahwa saya harus lebih banyak belajar dan banyak berlatih untuk memperaiki performa saya di atas panggung.

Pathos dalam pidato saya juga saya sampaikan lewat metafora tentang air yang mengalir kedalam suatu ember. Yang mana air dalam ember tidak di salurkan ke penampung lainnya, maka airnya malah akan terbuang percuma karena ember tak sanggup lagi menampung air. Hal ini dapat dikaitkan dengan berkat atau uang yang kalau tidak kita salurkan, maka hanya akan menjadi hal yang sia-sia. Metafora lain yang saya gunakan adalah dongeng tentang tiga sahabat yang akhirnya saling membunuh karena ketamakan.

 

3. Ethos

Ethos berkaitan dengan integritas, karakter dan kredibilitas untuk mampu mempersuasi banyak orang. Memiliki ethos berarti memiliki karakter yang bisa dipercaya, memiliki alasan untuk dipercaya. Kepercayaan merupakan elemen penting untuk melakukan komunikasi. Pembicara harus mampu meyakinkan khalayak bahwa ia memang berkompeten dan mumpuni untuk meyampaikan suatu topik pembicaraan.

Dalam hal ethos, paling sederhana saya mulai dengan menampilkan sikap yang santun dan gesture yang tegas namun santai serta berpakaian yang sopan, namun nyaman. Saya berusaha untuk menjadi diri saya sendiri dan memunculkan karakter unik yang saya miliki, sehingga saya nyaman dengan diri saya sendiri meski memang tak bisa dipungkiri saya agak gugup saat berada di atas panggung.

Untuk mendapatkan kepercayaan audiens saya mencoba mengajak audiens “mengaminkan” pernyataan saya seperti dengan pernyataan:

“Perlu diingat segala sesuatu ada porsinya. Ingat, air dalam jumlah yang tepat sangat bermanfaat, tapi air yang banyak sekali jumlahnya membuat banyak orang menderita. Api yang kecil memberikan kebaikan, tapi dalam jumlah yang tak terkendali, ia membinasakan.”

“ Coba pikirkan ketika anda sekarat nanti, anda ingin ditemani oleh lembaran-lembaran uang, selusin sertifikat rumah, piala penghargaan dan perhiasan mahal, atau anda ingin ditemani oleh mereka yang menyayangi anda? Sekali lagi saya tekankan pada anda “Get your priorities right” !”

Kesimpulan dalam pidato saya:

Uang bukanlah segalanya. Uang tidak untuk diburu, uang itu akan mengikuti kualitas, ketekunan, keuletan, kegigihan kita dalam mengikuti proses kehidupan.

Kita lah yang harus menjadi tuan atas uang kita, kitalah yang harus mengatur dan mengelolanya. Nikmatilah setiap jerih payah kita dengan bijaksana, terima setiap berkat yang kita miliki dengan rasa syukur dan jadilah sumber berkat bagi orang lain yang membutuhkannya. Jangan menjadi hamba uang.

Jika anda kaya jadilah orang kaya yang bijak. Jika anda belum diberikan berkat kekayaan, jadilah orang sederhana yang bermartabat. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.

With money:

you can buy a house, but not a home

You an buy a bed but not sleep

You can get a position but not respect

You can buy a watch, but not time

You can buy a book, but not knowledge.

You can buy blood, but not life.